Lestarikan Ekosistem Kebun Raya Bali Tanam 130 Bibit Cemara di Danau Tamblingan untuk Lestarikan Ekosistem
Jangkauan Tanggerang Selatan — Lestarikan Ekosistem Sebagai bagian dari upaya konservasi dan pelestarian lingkungan, Kebun Raya Bali menanam 130 bibit pohon cemara di kawasan Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem dan menjaga keberlanjutan kawasan danau yang menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Bali.
Program Reboisasi & Konservasi
Kepala Kebun Raya Bali, Dr. I Gusti Ngurah Adi, menjelaskan bahwa penanaman cemara ini termasuk program reboisasi tahunan yang fokus pada vegetasi asli Bali dan hutan danau.
“Selain memperkuat ekosistem, pohon cemara juga membantu mengurangi erosi di pinggir danau, menjaga kualitas air, dan menjadi habitat baru bagi satwa lokal,” jelasnya.
Penanaman bibit dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar dan relawan lingkungan. Setiap bibit diberi jarak yang sesuai agar pertumbuhan pohon optimal dan berdampak positif terhadap mikroekosistem Danau Tamblingan.
Baca Juga: Murka X Didenda Rp 2,3 Triliun Elon Musk: Uni Eropa Bubarkan Saja
Dampak Positif untuk Satwa & Lingkungan
Danau Tamblingan dikenal sebagai habitat berbagai spesies burung, ikan, dan serangga endemik. Kehadiran cemara di sekitarnya diyakini akan:
Menjadi peneduh alami dan area bertelur bagi burung.
Menambah ketersediaan oksigen dan menurunkan suhu di sekitar danau.
Menjadi penghalang alami untuk mencegah tanah longsor di tepi danau, terutama saat musim hujan.
“Ini langkah kecil tapi strategis untuk menjaga keseimbangan alam sekaligus mendukung ekowisata yang berkelanjutan,” tambah Dr. Ngurah Adi.
Lestarikan Ekosistem Sinergi Pemerintah, Lembaga, dan Masyarakat
Program ini juga merupakan bentuk kolaborasi antara Kebun Raya Bali, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, dan komunitas pecinta alam. Masyarakat diajak ikut serta tidak hanya menanam, tapi juga merawat bibit pohon hingga dewasa.
“Kesadaran masyarakat lokal sangat penting. Jika mereka ikut merawat, peluang keberhasilan penanaman meningkat dan dampak ekologis lebih terasa,” ujar perwakilan Dinas Lingkungan Hidup.
Harapan ke Depan
Kebun Raya Bali menargetkan program serupa akan terus digelar di lokasi strategis lain, termasuk kawasan Danau Buyan dan Tamblingan lainnya, untuk menciptakan koridor hijau yang terhubung. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ekosistem, mendukung pariwisata berkelanjutan, dan menginspirasi masyarakat Bali serta wisatawan untuk peduli lingkungan.






