Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Libur Sekolah, Gangguan Layang-Layang Hambat Perjalanan Kereta Cepat Whoosh hingga 50 Kali

Shoppe Mall

Libur Sekolah, Gangguan Layang-Layang Hambat Perjalanan Kereta Cepat Whoosh hingga 50 Kali

Musim Layangan Jadi Perhatian KCIC, 32 Kali Perjalanan Whoosh Terhambat -  Kabar Pangandaran
KCIC berupaya menciptakan lingkungan perjalanan yang aman

Jangkauan Tanggerang Selatan – Libur sekolah menjadi momen yang diwarnai lonjakan gangguan operasional kereta cepat Whoosh, menurut catatan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Sepanjang Juni 2025, tercatat terjadi 50 insiden gangguan akibat layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik aliran atas (LAA). Salah satu insiden terbaru terjadi pada Senin (23/6/2025) yang menyebabkan keterlambatan perjalanan hingga 50 menit.

Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menyebut peningkatan gangguan sudah tampak sejak April. “Awal tahun hanya 7-8 kejadian per bulan, kini melonjak jadi lebih dari 20 kejadian,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (24/6/2025).

Shoppe Mall

Gangguan Terbanyak di Jalur Bandung – Padalarang

Wilayah antara Stasiun Padalarang hingga Tegalluar Summarecon di Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, dan Kabupaten Bandung menjadi daerah paling terdampak karena letaknya yang berdekatan dengan permukiman warga. Kedekatan ini menjadikan area tersebut rawan gangguan, terutama saat libur sekolah ketika aktivitas anak-anak meningkat di sekitar jalur kereta cepat. KCIC bersama aparat keamanan terus melakukan patroli dan edukasi untuk mencegah potensi gangguan, menjaga keselamatan operasional, serta memastikan kenyamanan perjalanan Whoosh bagi seluruh penumpang selama periode padat tersebut.

KCIC mengingatkan bahwa bermain layang-layang dalam radius 500 meter dari jalur kereta cepat sangat dilarang. Layang-layang yang tersangkut berisiko menyebabkan korsleting, pemadaman listrik, hingga menghentikan operasional kereta cepat yang berkecepatan hingga 350 km/jam.


Langkah Antisipatif KCIC: Patroli & Sosialisasi Intensif

Sebagai respons, KCIC mengaktifkan lebih dari 530 personel keamanan yang berpatroli setiap 500 meter selama 24 jam penuh. Selain itu, sebanyak 1.773 unit CCTV di rel, stasiun, dan kantor operasional digunakan untuk pemantauan real-time terhadap gangguan.

Sejak April hingga Juni 2025, KCIC juga telah menggelar lebih dari 20 kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah-sekolah di sekitar jalur Whoosh. Edukasi ini fokus pada keselamatan operasional dan bahaya aktivitas di dekat rel.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama orang tua dan guru, untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain layang-layang dekat jalur Whoosh. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Eva.

Baca Juga : Pendaftaran SPMB Hari Pertama, Titik Koordinat Mental ke Laut Hingga Afrika


PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Terus bersinergi dengan TNI, Polri, dan aparat daerah untuk menjaga jalur kereta cepat Whoosh. Tetap steril dari benda asing yang berpotensi mengganggu operasional. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen penuh KCIC dalam memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan, terutama saat volume penumpang meningkat selama libur sekolah. Melalui patroli rutin, pemasangan sensor, serta edukasi kepada masyarakat sekitar jalur, KCIC berupaya menciptakan lingkungan perjalanan yang aman, andal, dan bebas gangguan bagi seluruh pengguna layanan Whoosh.

Shoppe Mall