Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Tepergok Polisi ISIS Gagal Bom Gereja Suriah Saat Tahun Baru

Tepergok Polisi ISIS Gagal
Shoppe Mall

Tepergok Polisi, ISIS Gagal Bom Gereja Suriah Saat Tahun Baru

Jangkauan Tanggerang Selatan — Tepergok Polisi ISIS Gagal Polisi Suriah berhasil menggagalkan upaya serangan bom yang direncanakan oleh kelompok teroris ISIS saat perayaan Tahun Baru di sebuah gereja di Damaskus, Suriah. Penangkapan tersebut terjadi hanya beberapa jam sebelum gereja tersebut dijadwalkan untuk menggelar misa Tahun Baru, yang dihadiri oleh ribuan umat Kristiani.

Upaya serangan tersebut menjadi bukti bahwa meskipun kekuatan ISIS di wilayah Suriah telah berkurang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, kelompok teroris ini masih aktif dan berusaha mengguncang stabilitas negara melalui aksi-aksi kekerasan yang menyasar tempat-tempat ibadah dan simbol-simbol kemanusiaan.

Shoppe Mall

Penangkapan dan Penemuan Bom

Pada malam 31 Desember 2025, petugas kepolisian Suriah yang sedang melakukan pengamanan rutin di sekitar Gereja Al-Sayedah di pusat Damaskus, menerima laporan mencurigakan mengenai dua pria yang tampak membawa bahan-bahan yang dapat digunakan untuk merakit bom. Polisi yang sigap langsung melakukan pengepungan dan penangkapan terhadap kedua pria tersebut.

Dari hasil interogasi awal, kedua tersangka diketahui memiliki hubungan dengan ISIS dan telah diberikan tugas untuk menyusup ke dalam area gereja dan meledakkan bom pada saat misa tengah malam. Polisi menemukan bahan peledak dalam tas yang mereka bawa, serta rencana yang lebih rinci tentang cara mereka akan melaksanakan serangan tersebut.

“Kami berhasil menangkap dua terduga teroris sebelum mereka sempat melaksanakan aksinya. Mereka membawa bahan peledak yang sudah hampir siap untuk digunakan. Kami sangat bersyukur serangan ini dapat digagalkan tepat waktu,” ujar Jenderal Farouk Al-Khalil, kepala unit kontra-terorisme Suriah, dalam konferensi pers yang digelar pada 2 Januari 2026.Bom bunuh diri dalam sebuah gereja di Damaskus | Albalad.co

Baca Juga: Pidato Tahun Baru Putin Rusia Akan Menang Perang Lawan Ukraina

Motivasi di Balik Serangan

Polisi dan aparat keamanan setempat telah meningkatkan pengamanan di seluruh wilayah untuk mencegah kemungkinan serangan lebih lanjut.

“Tujuan mereka adalah untuk menakut-nakuti umat Kristiani dan menggagalkan perayaan yang seharusnya membawa kedamaian dan harapan. Namun, kami tidak akan membiarkan teror ini menguasai negara kami,” tambah Jenderal Al-Khalil.

Respon Gereja dan Komunitas Internasional

Setelah kejadian ini, pihak Gereja Al-Sayedah mengeluarkan pernyataan yang mengapresiasi upaya polisi dalam menggagalkan serangan tersebut. Uskup Basil Al-Basha, pemimpin gereja tersebut, menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat keamanan yang telah memastikan keselamatan jemaatnya.

Komunitas internasional juga menyatakan keprihatinan atas upaya serangan ini. PBB dan sejumlah negara Barat menyuarakan kecaman terhadap aksi terorisme yang dilakukan oleh ISIS. Mereka menegaskan pentingnya menjaga keamanan tempat-tempat ibadah dan melawan segala bentuk kekerasan yang mengancam kehidupan warga sipil.

“Serangan terhadap tempat ibadah adalah kejahatan yang tidak bisa diterima.

Kekhawatiran Terhadap Kebangkitan ISIS

Pihak militer Suriah dan pasukan koalisi internasional terus meningkatkan pengawasan dan penanggulangan terhadap sel-sel tidur ISIS yang masih aktif. Meskipun jumlah serangan dari kelompok ini menurun, mereka tetap berusaha membangkitkan ketakutan dengan aksi-aksi teror yang tidak terduga.

“ISIS masih memiliki kemampuan untuk menyerang simbol-simbol penting dalam masyarakat, dan kami harus terus waspada.

Kesimpulan: Keamanan dan Keteguhan Masyarakat Suriah

Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun upaya ISIS untuk menguasai wilayah telah berkurang, ancaman terorisme tetap ada. Polisi Suriah dan aparat keamanan lainnya terus berusaha keras untuk melindungi warga negara dan mencegah serangan yang dapat merusak perdamaian.

Shoppe Mall